20 August 2017

Punya mobil banyak tapi garasi sempit? Beginilah mengatasinya.

Mempunyai beberapa mobil tentu membuat kita juga harus berpikir bagaimana cara parkir kendaraan kita, jangan sampai punya mobil dua tapi yang dimasukan ke garasi hanya satu karena hanya cukup 1, sisanya disimpan dipinggir jalan. Nah untuk mengatasi terbatasnya ruang parkir dirumah tentu cara dibawah ini bisa di aplikasikan dirumah ya om bro.

mengatasi menyimpan 2 mobil dalam 1 garasi yang sempit
Add captionmengatasi menyimpan 2 mobil dalam 1 garasi yang sempit

Gambar dari group Motuba, Disana terlihat dua buah sedan dengan plat nomor daerah Bandung terparkir dalam 1 ruangan sempit dan yang membuat uniknya adalah posisi parkir dengan menggunakan hidrolic dan 2 mobil ini terparkir vertikal.

Keren juga nih yang punya. Mungkin beliau sudah memikirkan bagaimana caranya bisa menyimpan mobil dirumah dan tidak menyusahkan orang lain.

Patut dicontoh nih om bro.


11 August 2017

Parkir depan gerbang, motor ini dirobohkan pemilik rumahnya. Salah siapa?

Parkir itu ada aturannya om bro. Ga bisa kita asal parkir saja, tentu harus melihat kondisi dan keadaanya, apakah memang area parkir, boleh atau tidaknya kita parkir tentu tidak sembarangan. Semua ada aturannya, kalau melanggara ya tentu ada akibatnya.

motor di robohkan pemilik rumah, pemilik motor marah-marah di media sosial
motor parkir depan gerbang di robohkan pemilik rumah.

Seperti yang terjadi dengan gambar di atas. Motor-motor terlihat roboh didepan gerbang rumah. Sebenarnya itu bukan robh karena kecelakaan, tapi roboh karena sengaja di robohkan oleh pemilik rumah karena parkir didepan gerbang rumahnya. Jelas kok terlihat foto gerbangnya ada tulisan di larang parkir.

Dikutip dari dikamagz.com di sini http://www.dikamagz.com/2017/08/09/motor-dirubuhin-karena-menghalangi-gerbang-rumah-orang-lain-pemilik-motor-malah-marah-di-sosmed-4/ menyebutkan kalau pemilik motor yang dirobohkan itu marah-marah di media sosial.
motor di robohkan yang punya rumah, malah marah di media sosial.
motor di robohkan yang punya rumah, malah marah di media sosial.

Kalo diterjemahin kira-kira begini: “Behhh kayak orang gak pernah keluar. Kalo gak ada kepentingan, nggak bakal dah pakrir di depan rumahmu njiiing #OrangGakBisaDiajakBersaudara”.

Nah kalau kayak gini yang salah siapa? Sudah jelas dilarang parkir malah parkir di sana, tentu yang punya rumah kesel juga. Kalau terjadi sama rumah kita bijimane? Tentu kita juga bakalan kesel kan om bro?

Bijak cari tempat parkir.


serba-serbi. Mobil apa ini?

Ada pemandangan yang aneh dengan mobil yang satu ini. Mobil sedan yang mempunyai plat nomot Thailand ini terlihat memasang puluhan CCTV pada mobilnya.
mobil aneh dipenuhi kamera cctv.
mobil aneh dipenuhi kamera cctv.

Entah apa maksud dari pemilik mobil ini, tapi aneh saja memasang cctv sebanyak itu pada mobilnya. Berbagai ukuran dipasang disetiap sisi mobil ini. Atas samping depan belakang dengan berbagai ukuran.

Apakah mobil ini merasa sebagai mobil Google Street atau mobil tukang kamera CCTV untuk sarana promosi? Entahlah.. cuma yang punya mobil yang mengerti tujuan dari pemasangan kamera cctv sebanyak ini.


Menyikapi Wuling dan Expander, Daihatsu mengeluarkan Mobil Baru. Apakah ini Avanza Facelift?

Pasaran mobil MPV sepertinya sedang ombang ambing om bro, setelah sekian lama duet maut Avanza Xenia menjadi mobil seribu umat, kini penantang-penantangnya bermunculan dengan harga yang sama dan lebih murah, tapi bentuk dan fitur yang lebih wow.

Wuling espero dengan fitur mewah dan harga murah yang mulai dari 128 jutaan memang diharapkan bisa menggoyang pasaran dua kembar Xenia Avanza. Ditambah dengan hadirnya Mitsubishi Expander yang telihat lebih mewah dan ekslusif dengan harga yang mirip-mirip dengan Xenia.

lalu apakah Daihatsu dan Toyota diam saja dengan kehadiran 2 mobil yang digadang sebagai pembunuh Avanza Xenia ini?

Tentu merekapun (Toyota Dahatsu) memikirkan hal ini. Dan untuk menghadang pergerakan WUling dan Expander baru-baru ini terlihat sebuah mobil dengan logo Daihatsu terlihat di GIIAS 2017.

Menyikapi Wuling dan Expander, Daihatsu mengeluarkan Mobil Baru. Apakah ini Avanza Facelift?
Daihatsu DN Multisix, mobil konsep untuk melawan Wuling dan Expander.

Mobil berwarna putih dengan label DN  Multisix ini sekilas mirip dengan xenia avanza, tapi mempunyai lampu yang sipit. Yang sedikit aneh adalah spionnya yang terlihat kecil.

Entah ini baru mobil konsep atau mobil yang memang dipersiapkan untuk penerus Avanza Xenia? Kita tunggu saja update informasi selanjutnya dari Toyota atay Daihatsu kedepannya.


10 August 2017

Aturan membawa barang berlebihan di mobil pribadi.

Artikel serba-serbi kali ini adalah hasil jepret dari salah satu member Motuba mbah Masyhar Faiz.
Bawa barang banyak gini apa ga ditilang?
Mobil bawa barang banyak. sumber group Motuba.

Dilihat dari mobilnya sepertinya itu adalah Ford Fiesta dengan membawa 3 lembar kasur busa dan 1 bungkusan besar yang melebihi besar mobilnya.

Ati-ati aja dijalan ya om, mudah-mudahan ga nyangkut di kabel listrik dan bebas dari tilang pak Pol.


Sedangkan menurut aturan mengenai mobil pribadi yang dipergunakan untuk membawa barang harus mematuhi aturan yang telah dibuat..

Untuk diketahui, yang dimaksud dengan "mobil penumpang" adalah Kendaraan Bermotor angkutan orang yang memiliki tempat duduk maksimal 8 (delapan) orang, termasuk untuk Pengemudi atau yang beratnya tidak lebih dari 3.500 (tiga ribu lima ratus) kilogram. Sedangkan yang dimaksud dengan "mobil barang", adalah Kendaraan Bermotor yang digunakan untuk angkutan barang.

Lalu mengenai aturan membawa barang pada mobil pribadi adalah sebagai berikut.
Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor Angkutan Umum Barang yang tidak mematuhi ketentuan mengenai tata cara pemuatan, daya angkut, dimensi kendaraan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 169 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).

Jadi, ketentuan pada Pasal 307 UU LLAJ merupakan sanksi pidana bagi pengemudi dan/atau perusahaan angkutan umum barang yang melanggar Pasal 169 UU LLAJ.

Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor Angkutan Umum Barang yang tidak mematuhi ketentuan mengenai tata cara pemuatan, daya angkut, dimensi kendaraan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 169 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).

Sementara bunyi lengkap Pasal 169 UU LLAJ adalah:

(1) Pengemudi dan/atau Perusahaan Angkutan Umum barang wajib mematuhi ketentuan mengenai tata cara pemuatan, daya angkut, dimensi Kendaraan, dan kelas jalan.
(2) Untuk mengawasi pemenuhan terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan pengawasan muatan angkutan barang.
(3) Pengawasan muatan angkutan barang dilakukan dengan menggunakan alat penimbangan.
(4) Alat penimbangan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) terdiri atas:

a.    alat penimbangan yang dipasang secara tetap; atau
b.    alat penimbangan yang dapat dipindahkan.

Tata Cara Pemuatan Barang dalam Mobil Penumpang

Berikut kami jelaskan tata cara pengangkutan barang pada mobil penumpang berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2014 tentang Angkutan Jalan (“PP 74/2014”).

Dalam konteks pertanyaan Anda, apabila memang pengangkutan barang tersebut dilakukan dengan mobil penumpang, hal ini boleh saja dilakukan, dengan catatan, memenuhi persyaratan teknis, meliputi:[2]

a.    tersedia ruang muatan dan/atau tempat muatan yang dirancang khusus;
b.    barang yang diangkut sesuai dengan ruang muatan; dan
c.    jumlah barang yang diangkut tidak melebihi dayaangkut sesuai dengan tipe kendaraannya.

Selain itu, Angkutan barang dengan menggunakan Mobil Penumpang, Mobil Bus, atau sepeda motor harus memperhatikan faktor keselamatan. Oleh karena itu, selain memenuhi persyaratan teknis di atas, Anda wajib memperhatikan faktor keselamatan agar kendaraan tersebut tidak melebihi muatan dan berisiko kecelakaan lalu lintas.

Jadi, selama Anda memenuhi persyaratan di atas, Anda bisa saja menggunakan mobil penumpang jenis itu untuk mengangkut barang.

Risiko Hukum Melanggar Aturan Pengangkutan Barang oleh Mobil Penumpang

Jika Anda didapati tidak memenuhi persyaratan pengangkutan barang dengan mobil penumpang serta tidak memperhatikan faktor keselamatan, maka hal ini merupakan suatu pelanggaran hukum. Akibatnya, Penyidik Kepolisian di bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan berwenang memberhentikan, melarang, atau menunda pengoperasian dan menyita sementara Kendaraan Bermotor yang patut diduga melanggar peraturan berlalu lintas.