30 August 2016

Modifikasi Kijang menjadi model Off Road dan Blazer menggunakan pintu Wing ala super car.

Modifikasi yang dilakukan oleh ponggawa-ponggawa JAC ini memang sudah sangat terkenal di semua kalangan pecinta Blazer. Bukan hanya bermain dari plat untuk membuat bumper ARB, footstep dan Roofrack. Ternyata ponggawa JAC juga mulai merambah pada custom body Blazer.

Sudah banyak Blazer yang digarap untuk dirubah penampilannya di bengkel yang katanya berada di tengah hutan pinus Bojonegoro ini. Mulai dari hanya memasang bumper hingga custom merubah bentuknya.

Akhir-akhir ini juga JAC baru saja merampungkan sebuah garapan Toyota Kijang kotak lawas (sepertinya rover) menjadi sebuah Kijang Jeep look like. Body dibuat jangkung ditambah ban besar dan dijejali aneka custom bumper, footstep dan berbagai aksesoris buatan JAC. Informasi dari yang punya JAC untuk membangun mobil menjadi seperti ini siapkan saja dana 20-25 juta. Dana ini sudah termasuk semua produk JAC, Ban, Velg dan biaya pemasangannya. Alias yang punya mobil tingga duduk manis ngeliatin mobilnya di obrak-abrik dan tinggal jalan saja.

Coba saja perhatikan kijang dibawah ini, sepertinya sudah hilang bentuk kijangnya sudah terlihat jeep sekelas HILINE, Tropper. Gambar-gambar reinkarnasi Kijang menjadi jeep ini mudahn-mudahan bisa menjadi inspirasi untuk semua pecinta kijang di Indonesia. Dan ternyata bisa, Kijang dirubah total seperti ini.



Hasil akhirnya seperti ini :








Lain lagi cerita soal kijang diatas, ternyata JAC yang terkenal di kalangan Blazerian ini sedang mengerjakan sebuah proyek modifikasi pintu Blazer Samba dengan model ala sport car yang membuka pintunya keatas.

Kreatifitas JAC memang tanpa batas. Pintu Blazer yang terkenal beratnya bisa juga diakalin hingga bisa dibuka keatas seperti itu. Blazer dengan model pintu wing seperti itu sepertinya adalah proyek keduanya setelah Blazer miliknya "POLICE" yang sudah lebih dulu menggunakan pintu seperti itu dan telah berhasil juga meraih juara dalam ajang kontes modifikasi kelas SUV off road.

Seperti apa proyek JAC yang sedang membuat pintu Blazer samba bisa membuka keatas seperti super car? Monggo dilihat-lihat dulu proses hingga jadinya. 



Minat Blazernya dibuat seperti ini? Silahkan mampir ke bengkel JAC di Bojonegoro Jawa Timur.
Sumber dan Gambar : https://www.facebook.com/java.antique.127?fref=ts
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
FanPage : IndoBlazer
Twitter : @djosave
BBM : 53FB5271


29 August 2016

Membeli mobil adalah penyakit menular. Percaya atau ga?

Kendaraan adalah salah satu kebutuhan yang bukan dianggap sebagai kebutuhan  tersier lagi. Terbukti dengan tingginya tingkat kenaikan penjualan semua sektor kendaraan, entah roda 2 ataupun roda 4. Siapa yang ga merasa butuh dengan kendaraan? Bahkan untuk berangkat membeli sayur aja yang dahulu hanya dengan berjalan kaki sekarang menggunakan motor, padahal jaraknya hanya 500meter.

Bukan hanya dari satu sisi kita melihatnya. Coba saja kita ingat-ingat lagi, kebutuhan pokok kita sekarang juga telah berubah bukan hanya Sandang, Pangan dan Papan, Ternyata Transportasi juga telah menjadi salah satu kebutuhan yang lumayan pokok.

Mengingat karena kebutuhan terhadap transportasi ini cukup penting bisa kita lihat sekarang setiap rumah mempunyai minimal 1 motor, kecuali orang tua saya yang sampai sekarang masih belum mempunyai motor. hehehe.
Membeli mobil adalah penyakit menular
Membeli mobil adalah penyakit menular
Kembali kepada judul saya diatas mengenai membeli mobil adalah penyakit, benar atau tidak? Jawaban saya adalah bisa benar bisa juga tidak.

Membeli kendaraan roda 4 atau mobil di Indonesia masih menjadi salah satu nilai prestige kehidupan seseorang, walaupun sekarang lebih mudah mendapatkan mobil, tapi untuk cicilannya adalah kemampuan mampu atau tidak dengan besarnya cicilan sebesar itu. Untuk uang muka bahkan ada juga yang hanya dengan uang dibawah 10 juta sudah bisa membawa 1 unit mobil, tapi cicilannya diatas 3 juta. Hampir sama dengan jumlah Gaji Pokok.

Lalu gimana menutup kebutuhan lainnya?

Sekarang ini sedang banyak sekali orang yang menggunakan kendaraan pribadinya sebagai angkutan umum online atau taxi online. Entah sebagai UberCar, GrabCar atau dari GoCar. Bukan hanya menggiurkan banyak orang dengan pendapatan dari bisnis taxi online ini, tapi juga ternyata bisa diandalkan sebagai penghasilan menutup cicilan mobil.

Mengenai judul saya diatas yang menyatakan membeli mobil adalah penyakit bisa iya bisa juga tidak.

Bisa iya ketika kita telah membeli mobil lalu mendaftarkan taxi online dan mempunyai penghasilan yang lumayan untuk menutup cicilan mobil dan kehidupan sehari-hari. Lalu kita menceritakannya kepada tetangga kita dan ternyata mereka juga berminat seperti kita. Membeli mobil kredit dan mendaftar taxi online. Nah kalau kejadiannya seperti ini bisa dibuktikan kan kalau judul tulisan saya diatas ada benarnya juga. Belum lagi ketika kita bertetangga dengan yang suka ngiri (ga mau nganan), mau mampu atau tidak dengan cicilannya, mau daftar online atau ga saat punya uang untuk DP ya ambil juga. Kan ceritanya "ngiri" bukan "nganan".

Bisa juga ga sesuai dengan judul saya ketika mempunyai tetangga atau teman yang cuex aja "Saya sih jalan santai aja dengan kemampuan saya".

Dengan membaca tulisan saya diatas kira-kira percaya ga dengan judul saya mengenai membeli mobil adalah penyakit?

Sebagai penutup saya quote dari Jonru Official yang bagus untuk kita baca :
DEFINISI SUKSES

Setiap orang punya definisi masing-masing untuk sukses. Artinya, definisi sukses memang sangat banyak. Saking banyaknya, kadang-kadang kita bingung, apa sih definisi sukses yang sebenarnya?

Agar tidak bingung, beberapa tahun lalu saya pernah membuatkan definisi sukses yang sangat sederhana, yaitu:
Ketika kita telah mencapai tujuan yang ditetapkan. Itu saja. Titik.
Contoh:

"Saya ingin berpenghasilan Rp 20 juta perbulan."
Maka ketika saya sudah berpenghasilan Rp 20 juta perbulan, berarti saya sukses.

"Saya ingin berangkat naik haji tahun depan."
Maka jika tahun depan saya bisa naik haji, berarti saya sukses.

"Saya ingin besok pagi ada dua pasang sandal jepit di depan kamar mandi rumah saya."
Maka jika besok di depan kamar mandi rumah saya ada dua pasang sandal jepit, berarti saya sukses.
Jadi tak perlu bingung. Sederhanakan saja definisi sukses seperti itu. Maka semuanya akan menjadi sangat jelas.

Selama ini, kita bingung mengenai definisi sukses, karena:

1. Kita mengartikannya macam-macam, terlalu luas, terlalu global.
2. Kita mencampuradukkannya dengan bahagia. Padahal sukses dan bahagia adalah dua hal yang berbeda. Orang yang sukses belum tentu bahagia (misalnya ada orang kaya raya tapi merasa hidupnya hampa dan selalu gelisah). Orang yang bahagia belum tentu karena sukses (bisa saja dia bahagia karena misalnya mendapat pelajaran berharga dari sebuah musibah).

Bahagia itu ada di pikiran.
Jadi kita bisa bahagia kapan saja, bahkan ketika sedang gagal atau sedang mendapat musibah sekalipun. Yang penting kita memerintahkan pikiran kita Untuk berbahagia, maka kita bahagia.

Sedangkan sukses itu ada di pencapaian tujuan. Artinya kita baru disebut sukses jika tujuan tersebut sudah tercapai.

Itulah bedanya.
Jadi jangan dicampuradukkan. Sukses ya sukses saja. Bahagia ya bahagia saja. Namun jika anda ingin sukses sekaligus bahagia, tentu itu jauh lebih bagus.

3. Kita mengartikan sukses sebagai sesuatu yang besar, wah, prestisius, dan sebagainya. Padahal sukses juga bisa mencakup hal-hal yang kecil dan sepele. Contohnya adalah tentang sandal jepit yang sudah saya sebutkan di atas.

Begitulah kira-kira.
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
FanPage : IndoBlazer
Twitter : @djosave
BBM : 53FB5271


21 August 2016

Daihatsu Sigra bukan mobil kaleng biasa. Lihat saja rangkanya.

Rangka Daihatsu Sigra
Rangka Daihatsu Sigra
Daihatsu sepertinya semakin pede dengan diluncurkannya Daihatsu Sigra. Walaupun di gadang-gadang dengan fitur yang lumayan keren dibandingkankan sang kakak Xenia, tapi Daihatsu membantah dengan memberikan penjelasan kepada konsumennya diacara GIIAS minggu ini.

Di boot Daihatsu sendiri, SIgra memang menjadi primadona dibandingkan mobil lainnya, entah karena baru atau karena adanya mobil rangka dari Daihatsu Sigra sendiri yang diwarnai untuk membedakan jenis bahan dan kekuatannya. Pihak Daihatsu mengklaim bahwa Daihatsu Sigra bukan mobil kaleng.

Warna-warni dalam mobil rangka tersebut mempunyai arti masing-masing. Warna kuning misalnya, dilabur pada pelindung bodi samping  yang dikatakan siap mengalirkan benturan ke atas dan bawah, sehingga kabin selamat dari benturan. Warna oranye metalik, yang merupakan warna dominan, menunjukkan material baja yang siap menahan benturan untuk dialirkan ke atas, samping, dan bawah, demi melindungi kabin. Warna abu-abu adalah material baja ringan, namun punya kekuatan sama dengan baja solid. Lebih ringan 30 persen membuat Sigra lebih irit bahan bakar.

Rangka bodi samping warna oranye juga disebut menjadi kerangka yang kuat untuk menahan benturan samping. Rangka bagian lantai juga dikuliti, dan dituliskan bahwa besi-besi yang ada di sana sudah didesain sedemikian rupa untuk menahan benturan dari segala arah.

Menariknya, Daihatsu juga menunjukkan posisi kantung udara. Dashboard pun diiris-iris, dan di dalamnya ada kantung udara yang siap mengembang jika ada benturan.

Setir yang dipasang pun berjenis colapsible steering column, yang artinya, bahwa sistem kemudi dapat patah ketika terjadi tabrakan. Setir akan turun menjauh dari penumpang saat patah.

Gimana? Bisa diterima mengenai spesifikasi keamanan dari Daihatsu Sigra diatas? Silahkan diorder ke Dealer terdekat.
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
FanPage : IndoBlazer
Twitter : @djosave
BBM : 53FB5271


Modifikasi boleh tapi perkabelan jangan sampai lupa dan semrawut.

 Hello om bro.
Ketemu lagi dengan tulisan saya mengenai otomotif. Nah bahas-bahas soal modifikasi memang tidak ada hentinya ya om bro. Mau model seperti apapun bisa dibuatkan asal ada duit. Ban keren, bodykit spesial edition yang cuma ada 1 di dunia, cat warna warni atau cutting sticker yang paling keren dengan model 3D lampu blink-blink boleh saja.

Tapi kadang modifikasi ada hal yang sering dilupakan banyak orang yakni perkabelan.

Kebanyakan dari orang-orang yang modifikasi hanya mementingkan penamppilannya saja, ketika dilihat sistem perkebelannya acak-adut ga jelas kemana alurnya seperti gambar dibawah ini.
wiring mobil berantakan
Kabel berantakan kayak gini gimana beresinnya?
Yakinlah siapapun akan menyerah kalau disuruh benerin kabel smrawut kayak gini. Ga jelas kabel untuk apa, ga jelas juga warnanya menuju kemana. Kalu udah kayak gitu mau ga mau harus di urut lagi kabel secara total. Kalau udah diurut secara total harus ngabisin waktu kurang lebih 2 mingguan dan biaya yang tidak sedikit. INi sih seperti bikin wiring mobil baru saja, bener-bener merakit kabel dari awal.

Untuk kasus seperti ini memang tidak banyak bengkel yang mau ngerjain, selain karena ribet dan ga jelas kalau tidak mengerti secara keseluruhan mendingan dibeliin wiring copotan yang sgelundung aja.

Silahkan dicek lagi kabel-kabelnya om bro, jangan sampai mobil keren tapi wiring acak-acakan seperti ini kan jadi keki ngerjainnya.
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
FanPage : IndoBlazer
Twitter : @djosave
BBM : 53FB5271


20 August 2016

Pro Kontra mengenai keuntungan dan kelebihan oli Bardahl di Indonesia.

Hello om bro.
Salam tetot untuk pembaca setia saya yang selalu datang sekedar melihat catatan sederhana dari saya. Untuk tulisan kali ini saya akan membahas mengenai oli. Sesuatu hal yang sangat penting yang harus kita perhatikan dalam merawat kendaraan kita. Entah motor atau mobil pasti menggunakan oli ini untuk melumasi seluruh bagian mesin.
Pro Kontra mengenai keuntungan dan kelebihan oli Bardahl di Indonesia.
Pro Kontra mengenai keuntungan dan kelebihan oli Bardahl di Indonesia.
Motor atau mobil tentu mempunyai spesifikasi yang disarankan oleh pabrikannya masing-masing untuk menggunakan oli jenis apa dan SAE berapanya. Misalnya saja Blazer saya yang sekarang menggunakan oli kental 20/50 karena mengingat pada usia mesin yang sudah tidak muda lagi. Tapi untuk mesin-mesin muda seperti mobil keluaran terbaru tentu menggunakan oli encer adalah rekomendasi terbaik dari pabrikan masing-masing.

Sebagai pengingat saja akan saya ulas mengenai jenis SAE yang ada di Indonesia.

1. SAE 20W50 memiliki makna secara umum oli yang mampu menyesuaikan kekentalannya, pada suhu rendah (dingin) memiliki sifat seperti oli SAE 20W dan pada suhu tinggi seperti SAE 50. Sifat oli SAE 20W mampu distart pada suhu dingin sampai suhu -10 oC (tidak membeku) dan  mampu mengalir dengan pemompaan sampai -20 oC. Sifat oli SAE 50 pada suhu mesin tinggi 100o C tidak terlalu encer, dengan kekentalan berkisar  16.3 cSt –  21.9 cSt.  (Sebagai perbandingan keenceran seperti  air pada 20 oC setara ~  1 cSt)

2. SAE  15W40 bermakna pada suhu rendah (dingin) memiliki sifat seperti oli SAE 15W, pada suhu tinggi seperti SAE 40. Sifat oli SAE 15W mampu distart pada suhu dingin sampai suhu -15 oC dan mampu mengalir dengan pemompaan sampai -25 oC. Sifat oli SAE 40 pada suhu mesin tinggi 100o C   kekentalannya berkisar 12.5 cSt – 16.3 cSt

3. SAE 10W30 berarti pada suhu rendah (dingin) memiliki sifat seperti oli SAE 10W, pada suhu tinggi seperti SAE 30.Sifat oli SAE 15W mampu distart pada suhu dingin sampai suhu -20 oC dan  mampu mengalir dengan pemompaan sampai -30 oC.Sifat oli SAE 30 pada suhu mesin tinggi 100o C kekentalannya berkisar 9.3 cS t-  12.5 cSt

Kembali ke judul saya diatas mengenai pro dan kontra Oli Bardahl yang menurut saya mempunyai spesifikasi yang aduhai keluar dari logika saya sendiri. Kenapa? Karena secara spesifikasi yang dijelaskan berbagai media termasuk distributornya mengenai kemampuan dari Oli Bardahl yang bisa melumasi secara menyeluruh walau tanpa oli mesin dan kendaraan tetap bisa berjalan normal.

Dan kalau kita perhatikan spesifikasinya Bardahl memiliki additive Carbon 60, yang diproses dengan teknologi Nano (Carbon 60 dikecilkan hingga 1/100 mikron), yang bertujuan mengisi pori-pori metal dalam mesin kendaraan. Sehingga mampu melindungi mesin hingga 10 kali lipat dan memberikan gesekan mesin yang luar biasa. Beberapa kali juga saya lihat video di Youtube mengenai oli Bardahl ini memang melakukan uji jalan mobil tanpa oli mesin sama sekali dengan cara menguras oli mesin sebelumnya lalu dimasukan oli Bardahl dan dinyalakan mesin selama 40 menit lalu dikuras lagi dan dilakukan jalan tanpa menggunakan oli mesin.

Artikel mengenai oli Bardahl ini memang tidaklah banyak dan itu membuat saya merasakan kesusahan untuk mencari sumber terpercaya mengenai keunggulan dari oli buatan Ameraika ini. Oli Bardahl ini juga mempunyai ketahanan hingga 10000 km. Dan ini yang saya anggap sebagai kontra buat saya. Kenapa? Karena untuk oli biasa yang saya pakai untuk Grand Livina saya sendiri rekomendasi dari pabrikan adalah 10ribu kilometer tapi tidak pernah dibuat hingga 10ribu kilometer dan selalu ganti oli di jarak kurang lebih 5ribu kilometer saja. Artinya secara kekuatan 10ribu kilometer sebenarnya bukan hanya Bardahl yang mampu, oli sejenis Idemitsu juga mampu bertahan di jarak 10rb kilometer.

Nah yang menjadi point penting dari Oli Bardahl ini adalah kemampuannya untuk melumasi secara nano. Dan kemampuan untuk menjamin mobil masih bisa berjalan dalam keadaan tanpa oli sama sekali. Ini menjadi salah satu yang saya anggap sebagai pro yang akan saya bahas.

Kemampuan untuk bisa menjalankan mesin tanpa oli ini bisa dijadikan hal yang keren menurut saya. Karena kondisi jalan tidak selamanya mulus dan keadaan tidak selamanya lancar. Ketika kita dihadapkan pada kondisi oli mesin bocor dan jauh dari lokasi toko oli, Oli Bardahl ini juga masih bisa bertahan hingga ratusan kilometer hingga kita bisa menemukan toko oli sekalian memperbaiki kebocorannya.

Salah satu test No Oil Run Test dari Oli Bardahl adalah menguji menggunakan mobil grand max dengan jarak 120km dari Jln. Soekarno Hatta – Kopo – Tol Cileunyi – Padalarang – Cihampelas dan keliling kota Bandung. Menggunakan  oli Bardahl Super Pulsar M 10W-40 SM/ CF, mobil Grand Max dipaksa jalan tanpa menggunakan oli sama sekali dan ternyata Daihatsu Gran Max tanpa oli berjalan mulus dan mampu melaju hingga di 100 KM/ jam di jalan tol dengan RPM antara 3000-4000. Ketika menyelusuri kota Bandung saat akhir pekan sudah tentu dipadati kendaraan lain. Meski mobil melaju tanpa oli, temperatur masih normal dan suara mesin terdengar halus.

Dari hasil curhat saya dengan salah satu bengkel yang menjual oli Bardahl ini memang dapat saya simpulkan bahwa Oli Bardahl ini memiliki pro dan kontra yang akan saya tuliskan dibawah.

Pro dan keuntungannya menggunakan oli Bardahl:
1. Oli ini mempunyai kemampuan untuk menjalankan mesin tanpa oli, ini sesuatu yang amazing bagi saya dan ini karena memiliki additive Carbon 60, yang diproses dengan teknologi Nano (Carbon 60 dikecilkan hingga 1/100 mikron).
2. Dalam keadaan darurat, ternyata mesin masih bisa bertahan  untuk bisa memperbaiki kendaraan dan mengganti oli mesin.
3. Kemampuan 10ribu kilometer ini tentu menjadikan lebih hemat. Walaupun jika dilihat dari harganya sama saja. Dipasaran oli Bardahl ini sekiatar 300ribuan / 4 liter dan mampu dipakai dengan jarak 10ribu kilometer. Sedangkan oli lain dengan harga 150-250 ribu/4 liter juga bisa dipakai dijarak 5ribu kilometer, jika dikali 2 maka akan hampir sama saja. Filter oli juga sama saja artinya pergantian setiap 10ribu km atau 2x pergantian oli biasa.

Kontra menurut saya dan apakah ini bisa dijadikan sebagai salah satu kelemahannya.
1. Bisa dipakai dengan jarak 10ribu kilometer. Dan saya pikir bukan hanya Bardahl yang bisa bertahan dengan jarak sejauh 5x bulak balik pulau jawa atau 10ribu km. Karena rata-rata oli keluaran terbaru juga mempunyai kemampuan yang sama dan banyak juga yang mengandung zat aditif yang mampu bertahan sejauh ini pula.
2. Dengan kemampuan bertahan sejauh ini apakah filter oli bisa bertahan sesuai lifetime? Menurut logika saya dengan 2x pergantian oli setiap 5ribu kilometer kinerja filter juga seperti dikurangi dengan adanya oli baru dan dengan tanpa oli selama 10ribu kilometer apakah lifetime filter oli juga akan sama? Entahlah mudah-mudahan karena tehnologi yang nano ini beneran melumasi secara total dan mengurangi scrap atau kotoran di filter oli.
3. Harga mahal. Yups dengan kemampuan yang bisa bertahan tanpa oli ini yang  mungkin bisa mengabaikan harga mahal ini.

Dari ulasan pro dan kontra diatas memang masih saya anggap sesuai dengan logika saya saja. Untuk dilapangan belum saya buktikan sendiri.

Jadi intinya dari Oli Bardahl ini adalah kemampuannya untuk melindungi mesin saat berjalan walau tanpa oli sekalipun.

Tambahan daftar harga oli Bardahl yang saya kutip dari Tokopedia adalah sebagai berikut :
Bardahl B-2 suplement, harga Rp 125.000
Octane booster Bardahl 250ml, oli untuk mobil dengan harga Rp 100.000
BARDAHL PULSAR N 5W30 API SN/CF, harga Rp 340.000/4 liter
Bardahl super pulsar N 10W40, harga Rp 75.000/liter
Bardahl SAE 10/40W, Harga Rp 93.500 liter

Silahkan cek tokopedia atau cari di bengkel yang menyediakan oli Bardahl ini, karena pengalaman saya juga nyari di Cikarang belum dapat bengkel yang menjualnya dan di Shop and Drive juga masih belum tersedia. Entah karena tidak nyetok atau peredaran masih terbatas di bengkel tertentu saja.

Ada tambahan dari anda? silahkan saya tunggu di kolom komentar.

Dibawah adalah galery mengenai kegiatan oli Bardahl di Indonesia bersama Club otomotif atau event otomotif sebagai sponsor.
Oli Bardahl di acara club
Oli Bardahl di acara club

Oli Bardahl di acara club
Oli Bardahl di acara club

Oli Bardahl di acara club
Oli Bardahl di acara club

sumber gambar : https://www.facebook.com/profile.php?id=100010743906148

Pro Kontra mengenai keuntungan dan kelebihan oli Bardahl di Indonesia.

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
FanPage : IndoBlazer
Twitter : @djosave
BBM : 53FB5271


15 August 2016

Apa betul Toyota Calya itu double Blower?

Mobil keluaran Toyota yang satu ini adalah adiknya dari Avanza dan kakak dari Agya kalau dari segi harganya. Dengan rentang harga 140jutaan memang belum layak disebut sebagai LCGC yang konsep awalnya adalah mobil dengan rentang harga 100 jutaan. Dan kehadiran Toyota Calya atau Daiharsu Sigra merupakan pukulan yang cukup telak untuk perkembangan Datsu GO+ yang sudah melenglang tanpa lawan untuk kelas LCGC 7 seater.

Tapi harus kita ingat juga bahwa Toyota Calya dan Daihatsu Sigra secara harga jauh diatas Datsun GO+. Selisih 30 jutaan sepertinya cukup untuk merubah Datsun GO+ senyaman apapun. Ingat loh 30 juta bukan uang yang sedikit untuk mempercantik Datsun GO. Velg R17 atau R18 menggunakan bodykit, pasang double blower, jok kulit MB tech sepertinya mungkin juga untuk pasang audio full jedak jeduk.

Nah soal AC Toyota Calya yang double blower apakah memang double blower atau nyambung dari depan?

Kalau kita perhatikan gambarnya adalah seperti dibawah ini.
Apa betul Toyota Calya itu double Blower?
AC single blower Calya yang diklaim double blower.

Kira-kira ini disebut double blower atau nyambung dari depan? Begini mas bro, Kalau double blower tentu ada panel khusus lagi untuk menyalakan blower sepertinya punya Avanza. Dan ada juga panel untuk menyeting kecepatan blowernya. Lalu dengan Toyota Calya ini bijimane?

Kembali ke gambar om bro. Disana kan cuma ada kisi-kisi keluarnya angin aja, artinya ga ada blowenya, dan kalaupun ada tuh blower disimpan dimana? kecil gitu kayak airscop kan keliatannya.

Kesimpulan pertama saja adalah bahwa spesifikasi selama ini yang digadang-gadang sebagai mobil yang mempunyai double blower ternyata kurang betul, karena ternyata ac yang keluar di baris kedua adalah ac dari depan yang disambung kebelakang, dan ketika didepan dimatikan otomatis di belakang juga akan terpanggang alias tanpa AC. Nyimak sampe sini?

Kita tunggu saja updatenya apakah ada yang akan komentar dengan tulisan saya ini?

Jadi inget punya Grand Livina juga, tapi dibawah kayak gini. Dan alasan Grand Livina tidak menggunakan double blower sampai versi terbaru karena Nissan menggklaim bahwa aerodinamis dari Grand Livina telah sesuai dan sampai saat ini pun konsumen termasuk saya merasa puas untuk hembusan AC sampai belakang.
AC belakang Nissan Grand Livina dipakai di Datsun GO+
AC belakang Nissan Grand Livina dipakai di Datsun GO+

Kalau di iklan dan spesifikasinya bilang double blower tapi ternyata hanya single blower dan nyambung dari depan apakah ini bukan pembohongan publik?
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
FanPage : IndoBlazer
Twitter : @djosave
BBM : 53FB5271


13 August 2016

Tips menyalip kendaraan yang benar dan aman ala pereli Hiroshi Masuoka

Kondisi jalanan tidak selamanya lancar, kadang ketika kita sedang lancar tiba-tiba didepan ada kendaraan yang berjalan pelan. entah karena trouble atau memang kecepatan rendah karena akan berbelok. Dan kondisi seperti itu akan membuat kita terpaksa mau tidak mau harus menyalip kendaraan tersebut.

Tapi, untuk menyalip kendaraan didepan kita, kita harus mengetahui bagaimana tips yang aman dan benar. Karena salah-salah perhitungan dalam menyalip kendaraan bisa berakibat fatal. Minimal mobil rusak dan maksimal hilangnya nyawa kita dan orang sekitarnya.
Tips menyalip kendaraan yang benar dan aman ala pereli Hiroshi Masuoka
Tips menyalip kendaraan yang benar dan aman.
Mantan pereli Dakar tahun 90-an Hiroshi Masuoka memberikan tips aman pada saat kita akan menyalip kendaraan di depan kita. Berikut tips dari Masuoka.

Yang pertama kita harus memastikan jarak dengan kendaraan di depan kita cukup untuk menyalip, menurut Masuoka jarak aman untuk menyalip adalah 30 meter.

"Lihat jaraknya yang penting aman dengan yang di depannya dulu, yang aman 30 meter, kalau anak muda itu kan maunya mepet-mepet sering terjadi kecelakaan" ujar Masuoka, disela-sela test ride dan test drive, di Bandung, Sabtu (30/7/2016).

Selain itu kecepatan kendaraan kita juga harus lebih cepat dari kendaraan yang berada di depan kita."Speed kita juga harus kita pastiin lebih cepat dari kendaraan," lanjut Masuoka.

Sementara pada saat keadaan hujan, jarak yang harus dijaga dengan kendaraan depan yaitu 45 meter. "Kalau hujan itu 1,5 kalinya dari jarak pas lagi nggak hujan, sekitar 45 meter," tutur Masuoka.

Semoga berguna untuk kita semua.
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
FanPage : IndoBlazer
Twitter : @djosave
BBM : 53FB5271


10 August 2016

Jangan gunakan Bio Solar pada Chevrolet Captiva anda, bahaya turbo rusak dan turun mesin om bro.

Jangan gunakan Bio Solar pada Chevrolet Captiva anda, bahaya turbo rusak dan turun mesin om bro.

Hello om bro. Salah tetot ya.
Chevrolet Captiva, salah satu mobil SUV keluaran Chevrolet ini ternyata mempunyai dimensi yang hampir-hampir mirip dengan Honda CRV gen 2. Mobil keluaran chevrolet ini ternyata walaupun usianya masih muda ketika salah asuh bukan tidak mungkin ujung-ujungya jajan banyak.

Nih saya quote dari blog IndoCaptiva yang menceritakan problem dan besarnya turun mesin karena salah minum bio solar yang harusnya pertadex. Efek jangka panjangnya adalah turun mesin, dan Turbo bermasalah. Turbo sendiri kalau beli di bengkel resmi sekitar 23 jutaan sedangkan jika lewat saya bisa sekitar 19-20 jutaan kondisi baru merek GM atau mencari copotan sekitar 9 jutaan.
 
Akhir-akhir ini banyak sekali Captiva yang sedang meriang di bengkel. Entah  karena keseleo kakinya atau karena salah minum yang akhirnya harus turun mesin karena harusnya menggunakan Pertadex malah menggunakan bio solar. Harga selisih dikit tapi kalau sudah turun mesin kayak gini siap-siap aja ngosongin dompet seharga Ninja 150cc.

Keluhan awal dari salah minum solar adalah Linear ngantong, kompresi drop dan ada suara-suara kasar dari mesin. Jika sudah kayak gini estimasi masuk bengkel resmi pasti vonis turbo harus ganti karena rusak dan linear ganti juga. Nah harga Turbo sendiri kalau di beres udah ketahuan 23 juta sendirian seharga Yamaha Nmax non ABS, belum Linear ganti, belum jasa dan tektek bengeknya segala macam bisa mencapai total 58 juta. Nah loh kok lebih mahal dari Ninja 150, malahan seharga Ninja 250 Dua silinder karbu. Hahaha, Wong sugih mang bro. Harga no problem yang penting mobil nyaman lagi.
Biaya turun mesin Chevrolet Captiva Diesel karena terlalu banyak minum bio solar. Turbo bisa rusak mang bro.
Rincian biaya turun mesin ganti turbo di Bengkel Resmi seharga  Ninja 250fi dual silinder

Nah karena ngerasa di Beres (bengkel Resmi) harga gila-gilaan, terpaksalah cobain masuk bengel kita dengan kondisi wakwaw kayak gitu.

Analisa kita sepertinya memang benar ini karena salah minum, ya jelas harusnya minum Pertadex malahan dikasi minum bio solar untuk truk container. Ambruk lah tuh mesin.
Biaya turun mesin Chevrolet Captiva Diesel karena terlalu banyak minum bio solar. Turbo bisa rusak mang bro.
Liner ngantong gara-gara salam minum bio solar

Kita bongkar dan ternyata tuh turbo masih oke, hanya memang kotor banyak olinya. Liner piston memang ngantong dan harus turun mesin total dan harus diganti. Kita ganti menggunakan liner piston dari mesin diesel merek lain (ini rahasia bengkel yang tahu, silahkan kontak kita untuk ganti liner yang kuat dan tahan lama) yang menggunakan mesin common rail.
Biaya turun mesin Chevrolet Captiva Diesel karena terlalu banyak minum bio solar. Turbo bisa rusak mang bro.
Bongkar piston, pasang Packing
Itung-itung setelah selesai kita kerjakan ternyata bisa lebih hemat banyak hingga 70% dari harga awal di bengkel resmi. Turbo yang di beres harus ganti ternyata bisa kita bereskan hanya dengan membersihkannya saja. Itu saja sudah hemat 23 juta. Liner ganti baru subtitusi dengan punya merek lain yang lebih tahan lama. Ring piston ganti baru, packing head ganti, pipecool, seal-seal dan lain sebagainya hingga total hanya bayar 18 juta rupiah. Sudah termasuk jasa dan ngopi sambil liatin kita yang kerja.
Biaya turun mesin Chevrolet Captiva Diesel karena terlalu banyak minum bio solar. Turbo bisa rusak mang bro.
Bongkar Liner Piston

Bayangin aja dari harga awal 58 juta turun jadi 18 juta, hematnya beneran seharga Ninja 150RR baru, gress langsung tunai lagi bayarnya.

Lalu kenapa tuh Captiva jadi harus turun mesin kayak gitu?
Biaya turun mesin Chevrolet Captiva Diesel karena terlalu banyak minum bio solar. Turbo bisa rusak mang bro.
Susahnya Turun mesin Captiva AWD
Seperti diawal cerita saya diatas, pemakaian bio solar adalah penyebab utama dari turun mesin Captiva Diesel ini. Padahal kalau dilihat dari umurnya rata-rata tahun muda, belum 10 tahun. Dan kasus turun mesin yang hemat seharga Honda CBR ini adalah Captiva diesel 2009 yang biasa minum Bio Solar. Secara aturan nih mobil Captiva harusnya pake solar yang bagus, bukan busuk buat truk kayak gini. Spesifikasinya harus pake Pertadex atau lebih diatasnya. Kalau kayak gini kan yang rugi diri sendiri, harga solar beda dikit jajan bedanya banyak. hahahah

Nah sedikit tips dari saya sih nih Captiva jangan terlalu sering dikasi bio solar, untuk emergency sih boleh-boleh aja sekali dua kali, tapi kalau tiap saat minum solar kayak gini ya tinggal nunggu waktu aja turun mesin total.
Biaya turun mesin Chevrolet Captiva Diesel karena terlalu banyak minum bio solar. Turbo bisa rusak mang bro.
Captiva Diesel Turun Mesin Total.
Penyebab lain dari penggunaan bio solar adalah, injector mampet dan turbo berisik karena sulfur di gas buang bersifat korosif dan panas.

Nah untuk turbo sendiri sebenarnya bisa saja dibetulkan alias diservice, asal kerusakannya tidak parah. artinya ketika masih mungkin untuk diservice ya bisa diservice. 
Service Turbo Captiva

Servicer Turbo Captiva. as patah..ganti as...blowback valve custom biar kecesss kecesss saat shifting
Silahkan share dan like kami jika artikel ini bermanfaat untuk semuanya.
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
FanPage : IndoBlazer
Twitter : @djosave
BBM : 53FB5271


Inilah cara rahasia merubah konsumsi BBM dari km/liter menjadi Liter/100KM pada Avanza dan Ertiga.

Hello om bro. Salam tetot.
Diantara kita tentu jarang sekali memperhatikan MID yang ada di speedometer kita. Selama ini yang kita perhatikan hanya indikator jumlah bensin yang masih ada dan jumlah kilometer yang telah kita lalui. Dan sangat jarang sekali memperhatikan fungsi lain dari display yang ada di speedometer.

Misalnya saja fungsi lain untuk merubah konsumsi bahan bakar dari kilometer perliter(KM/L) menjadi liter per seratus kilometer (L/100KM) pada mobil Avanza dan Ertiga merupakan hal yang jarang sekali orang ketahui, kecuali mekanik atau orang yang iseng gonta-ganti sendiri alias seneng oprek.

Nah untuk tips kali ini saya akan memberikan tips bagaimana merubah MID (Multi Information Display) pada Suzuki Ertiga dan Toyota Avanza yang saya quote dari otomotifnet.com.

Merubah MID pada Toyota Avanza & Veloz
Merubah MID pada Toyota Avanza & Veloz
MID pada Toyota Avanza
Karena generasi pertamanya belum memiliki MID, tutorial di bawah ini hanya berlaku untuk Toyota Avanza 2011 ke atas, alias dari generasi kedua. Untuk All New Avanza, hanya varian Veloz 1.5 M/T dan A/T yang memiliki MID, sedangkan setiap varian Grand New memilikinya.

Hanya ada 2 tombol untuk mengutak-atik MID yang terletak di ujung kanan instrument cluster. Sebelah kiri untuk mengatur jam dan yang kanan bertuliskan ODO/TRIP DISP. Ikuti langkah di bawah untuk mengubah satuan dari ‘km/L’ ke ‘L/100km’ atau sebaliknya.

1. Pertama, arahkan MID ke bagian informasi konsumsi bahan bakar rata-rata, dengan menekan tombol ODO/TRIP DISP berkali-kali hingga menemukan tulisan “AVG” di atas angka.

2. Kemudian, tekan dan tahan tombol ODO/TRIP DISP tersebut. Setelah 2 detik, angka pada MID konsumsi bahan bakar akan terulang jadi “0.0”, jangan lepas tombol tersebut dan terus tahan.

3. Setelah tombol ditahan sekitar 7 detik, maka satuan akan berubah, bila tadinya ‘km/L’ akan menjadi ‘L/100km’ atau sebaliknya.

Merubah MID pada Suzuki Ertiga
Merubah MID pada Suzuki Ertiga
MID pada suzuki Ertiga
Setiap Suzuki Ertiga yang dikeluarkan di Indonesia memiliki MID, namun di bawah varian GX tidak mendapatkan pengukur temperatur luar, di bagian teratas layar monokrom di antara spidometer dan takometer tersebut.

Terdapat 2 satuan yang bisa diubah, yaitu satuan konsumsi bahan bakar rata-rata dari ‘km/L’ ke ‘L/100km’ atau sebaliknya dan satuan temperatur dari F (derajat Fahrenheit) ke C (derajat Celcius) atau sebaliknya.

Juga terdapat 2 tombol yang tersedia untuk mengatur MID. Di sebelah kiri atau di bawah takometer, adalah tombol TRIP. Sedang sebelah kanan atau di bawah spidometer, merupakan tombol pengatur brightness instrument cluster.

Berikut langkah untuk mengubah satuan konsumsi bahan bakar dari ‘L/100km’ ke ‘km/L’ atau sebaliknya:

1. Pertama, navigasikan MID ke bagian konsumsi bahan bakar rata-rata yang bertuliskan AVG di baris kedua

2. Kemudian, tekan dan tahan tombol TRIP di sebelah kiri. Setelah sekitar tiga detik dan masih sambil menahan tombol tersebut, putarlah tombol di sebelah kanan ke kiri atau ke kanan untuk mengubah satuan konsumsi dari ‘L/100km’ ke ‘km/L’ dan sebaliknya.

Oh ya, memutar tombol di kanan terasa agak keras yaa.

3. Sedangkan berikut langkah untuk mengubah satuan temperatur pada MID di Ertiga GX atau Dreza: Arahkan MID ke bagian sisa jarak yang dapat ditempuh yang ditandai tulisan ‘RANGE’ di baris kedua.

4. Lakukan langkah kedua yang sama seperti cara untuk mengubah satuan konsumsi bahan bakar, maka satuan temperatur akan berubah dari F (derajat Fahrenheit) ke C (derajat Celcius) atau sebaliknya.

Mudah-mudahan informasi kecil ini bermanfaat bagi kita semua.
Silahkan share jika bermanfaat untuk kita semuanya.
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
FanPage : IndoBlazer
Twitter : @djosave
BBM : 53FB5271


08 August 2016

Tips membeli mobil bekas ala IndoBlazer. Grand Livina dan Terios

Hello om bro, salam tetot.
Beberapa waktu kemaren saya lagi hunting mobil second untuk senki nih. Udah coba beberapa showroom untuk cek dan ricek harga rondo dari mobil incaran. Kebetulan lagi ngincar Daihatsu Terios th 2011 atau 2010 type TX manual. Beberapa showroom yang ada stok di datangi, coba  tanya-tanya harga dan liat kondisi.
Daihatsu Terios 2011
Jika dilihat dari kondisi body dan aksesoris memang yang namanya showroom itu ada keahliannya untuk membuat mobil rapi tapi yang namanya mata manuasia dan sensor-sensor yang ada di tangan ga bisa langsung dibohongi gitu aja.

Ada yang cocok 1 unit, pas lagi dilihat ternyata sebelum saya datang udah ada 1 orang yang lihat juga dan akhirnya deal duluan sebelum saya. Ada juga yang metik 2011 warna putih, kilometer masih 6ribuan. Masih maknyus dari mesinnya sih, tapi lihat pintu belakang kanan ada sisa cat pada sensor pintu. Hmm ini mobil habis kecelakaan parah kalau kayak gini. 1 pintu warnanya terlihat beda putihnya, clearnya beda pantulan cahayanya.

Kalau dilihat dari kriteria mesin 1500cc metik juga sepertinya tidak akan lebih baik dalam konsumsi BBMnya dibandingkan dengan Blazer saya dirumah. Baca beberapa reverensi juga kok sama saja diangka 7-9km/liter bahkan untuk versi manualnya juga sama saja ga akan beda jauh terlebih metik. Jadi ngeper juga, walau secara FC ga akan kaget dengan konsumsi BBM segitu. OK stop dulu liatnya lanjut minggu depan aja kali aja ada yang bisa masuk di kantong lagi.

Kemaren saya coba ganti mobil aja dari Terios turun ke Nissan Grand Livina, cari yang tahun sama 2010-2011 up dengan harga yang ga beda jauh sama Terios. Nah kali ini nyari Livina minta tolong temen nih, kebetulan banyak akses ke club-club di Karawang. Jos sampe sore-sore ke Karawang kita lihat mobilnya. Grand Livina tahun 2008 metik. Kondisi luar overall mulus tanpa lecet cuma ban aja udah agak botak yang depan dan sebelah kiri depan beda motif.
Nissan Grand Livina 2011
Coba tengah-tengok kayak orang ngerti, interior juga lumayan nih cuma ada beberapa minus aja. Ternyata type Grand Livina type XV metik tahun 2008 ini 1800cc om bro jadi ngeper juga liat cc segitu, enak buat narik-narik enak juga buat belok ke kiri kalo liat pom bensin artinya ga akan beda jauh sama Blazer beti, beda-beda tipis lah. AC dingin joss. Interios jok ya karena tahun cuma menjelang 1 dekade udah mulai sobek-sobek jahitannya. LIhat lagi ke dashboard, ga ada indikator yang aneh dari sensor-sensor walau lihat  kilometer kok udah 203ribu kilometer. Cape nih mobil. Coba liat juga kisi-kisi ac kok oblak ya,jiah TV juga di copot ganti model tapi lagi dengan sisa potongan panelnya masih belum lengkap.

Kembali ke sisi luar coba tengok mesin lah, kali aja nemu yang minus juga nih. Dan jreng ada jumperan kabel entah dari apa gitu lupa namanya. Karena kepikiran ini mobil cape banget sampe 203ribu kilometer jadi pengen intip juga kaki-kaki, shock masih OK ga ada rembes tapi lihat di besi stabilizer kok ada olinya, sepertinya udah mulai oblak nih armnya.

OK semuanya mulai terungkap nih minus nih mobil.

Coba lihat-lihat lagi kaca depan deh kok ada yang menyolok nih, silver-silver gitu dan pas dideketin kelihatan banget itu "RETAK" wow kaca depan retak kecil karena batu sepertinya karena ada dekokan juga diretakannya. Kalau dilihat sepintas memang kecil, bahkan seperti kaca film terkelupas, tapi ketika di sinari pake senter kelihatan banget kalau itu kacanya yang retak. Udahlah ga jadi, ga enak nawarnya juga karena minusnya butuh jajan banyak juga nih, budget buat aksesoris bisa jajan buat segala macet. Walau harga bisa kurang juga ya tetep aja sih overall jadi ngeri-ngeri sedap juga nyuntingnya.

Yups, dari sekian pengalaman saya mungkin ada baiknya saja saya berbagi tips mencari mobil bekas ala IndoBlazer.
1. Lihat tahunnya dulu om bro, makin tua kilometer makin banyak walau ga jaminan juga, banyak kok mobil hiasan yang dipake sabtu minggu atau liburan aja, jadi setahun palingan 1000km. hehehe
Tips membeli mobil bekas ala IndoBlazer. Grand Livina dan Terios
Speedometer Grand Livina

2. Kalau tahun muda tapi kilometer banyak banget bisa dipastikan cape nih, jadi cek mesin dan kaki-kaki. Cek aja goyang-goyang tuh mobil kalo kreot-kreot siap-siap jajan kaki-kaki minimal service. Cek juga mesinnya ada yang aneh ga, jumperan-jumperan juga harus ditanyain buat apa dan kenapa. Terus ada oli yang aneh-aneh ga, misalnya rembes atau netes.
Tips membeli mobil bekas ala IndoBlazer. Grand Livina dan Terios
Cek kaki-kaki
Tips membeli mobil bekas ala IndoBlazer. Grand Livina dan Terios
Cek mesin juga

3. Cek body kalau perlu pegang aja keliling mobil. Kerasa beda ga kehalusan catnya lihat juga persisi ada bekas penyok atau beda pantulan cahayanya. Kalau ada sisa-sisa cat sampe kedalam bisa dipastikan ada pernah rusak parah dan harus cat total sampe kedalam. Cek pake senter juga kacanya, takutnya ada retakan kecil yang ga keliatan. Bisa aja sih diganti, tapi pasti akan beda pasangan ori dan pasangan baru dalam segi seal juga.
Tips membeli mobil bekas ala IndoBlazer. Grand Livina dan Terios
Cek kaca juga pake senter lebih terlihat ada retak atau tidak
Tips membeli mobil bekas ala IndoBlazer. Grand Livina dan Terios
cek kondisi ban juga

4. Cek interior, kalo mulus ambil kalo rusak minta kurangin harga aja.
5. Aksesoris kalo perlu cek juga, tuh radio, atau tivinya masih OK atau ga? Kalau minus mendingan minta dibenerin, ganti atau kurangin harga.
Tips membeli mobil bekas ala IndoBlazer. Grand Livina dan Terios
Kalo perlu minta pasang tivi sebagai bonus

6. Elektrikan juga cobain aja, lampu deket jauh, sein hazar, lampu kabin dan power window normal atau minta dibenerin. Kalau bisa dibenerin minta dibenerin dulu, jangan minta kurangin harga lalu dibenerin sendiri, mendingan langsung minta dibenerin aja biar kita ga ribet. Salah-salah benerin bisa berdampak pada ECU error. Jajan banyak.
7. Cek juga no mesin dan no rangka.
8. Cek juga pajaknya berapa. Karena kadang karena ngebet liat mobil langsung aja bayar, pas mau jatuh tempo pajak kaget karena pajaknya bisa seharga 4 ban.
Tips membeli mobil bekas ala IndoBlazer. Grand Livina dan Terios
Pajak mobil
Nah kalo udah baca tips saya diatas ada 1 lagi yang penting. "Jangan lupa bawa mekanik" kalau ngerasa ga percaya diri buat milih mobilnya. Jangan sungkan untuk bayar 100-200 ribuan untuk bantu cek mobilnya karena biasanya ada  hal-hal yang hanya mekanik yang tahu. hehehe 
Sumber gambar : Google Image
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
FanPage : IndoBlazer
Twitter : @djosave
BBM : 53FB5271