--> Skip to main content

Cara Merawat Wipper yang baik dan benar

Postingan kali ini atau sore ini lebih banyak bersumber dari group Nissan Evalia dan ilmu bisa datang darimana saja. Kali ini datang dari om Fajar Akbar #NEC 128 mengenai cara merawat wipper yang baik dan benar. Terkadang memang hal kecil seperti ini diabaikan oleh para pemilik kendaraan, padahal kerusakan pada wipper bisa mengakibarkan kaca menjadi baret dan akhirnya pandangan jadi terganggu setelahnya mungkin om bisa membayangkan sendiri.

Wiper merupakan salah satu bagian dari mobil terpenting dikala hujan, maka dari itu wiper pun perlu dijaga agar tetap bisa bekerja dengan maksimal. Banyak pemilik yang kerap mengabaikan dalam merawat wiper dan washer. Terlebih peralatan ini juga bisa terganggu akibat panas yang menyengat. Namun begitu hujan datang, pemilik mobil baru sadar kalau ada yang tidak beres pada peralatan khusus hujan tadi.
Hal ini tidak perlu terjadi jika Anda merawatnya dan melakukannya pun tidak sulit. Jauh lebih sulit mengemudi waktu hujan dengan peralatan yang tidak beres ketimbang merawatnya. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan pada wiper dan teman-temannya.
Wiper

  1. Pada umumnya pada iklim tropis seperti di Indonesia, karet wiper hanya berumur 6 bulan. Apa lagi pada musim kemarau, karet wiper terus terpanggang saat mobil parkir di bawah terik matahari. Gantilah karet wiper jika sudah tidak bisa menyeka kaca dengan baik. Dan ini bisa dilakukan sendiri. Ikuti petunjuk pada kemasan bilah wiper. Anda bisa menggunakan wiper orisinal atau merek yang sama dengan bawaan pabrik seperti Bosch atau NWB.
  2. Pastikan mur pegangan batang wiper terpasang dengan kencang. Sebab kalau tidak kencang, wiper tidak akan berfungsi sempurna.
  3. Bersihkan soket-soket yang menuju ke motor wiper. Bisa gunakan elektro contact cleaner yang dijual di pasaran.
  4. Jika gerak wiper sudah mulai lambat, kemungkinan motor sudah lemah. Periksakan mobil segera ke bengkel langganan.

Washer
Tanpa washer, kerja wiper tidak akan sempurna. Semprotan air ini sangat diperlukan, khususnya saat hujan mulai berhenti untuk membersihkan kotoran di kaca akibat cipratan dari kendaraan lain.
Washer juga perlu dirawat agar tetap berfungsi dengan baik. Berikut yang harus diperhatikan.

  1. Lihatlah bagian dalam tabung air wiper. Jika sudah banyak keraknya, bersihkan tabung dengan sikat botol.
  2. Isilah tabung wiper dengan air suling atau biasa disebut destillated water. Air suling ini sama dengan air aki penambah dengan botol berwarna biru. (Bila diperlukan, campurlah air penyemprot dan wiper fluid dengan perbadingan sesuai kemasan. Produk pencampur air wiper ini mampu menghilangkan minyak dan kotoran yang hinggap di kaca depan. Jangan menggunakan sabun biasa karena bisa merusak cat dan membuat mampat saluran washer.)
  3. Jika semprotan air wiper tersendat atau tidak lancar, bersihkan nosel dengan jarum.
  4. Perhatikan juga arah semprotan. Pastikan arah semprotan pas pada bagian yang tersapu wiper. Jika kurang pas, setel juga dengan bantuan jarum.
  5. Bersihkan soket pompa air pada tabung washer dengan elektro contact cleaner.
Semoga bermanfaat.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar