Skip to main content

Pertalite naik 200 rupiah per hari ini 24 maret 2018.

Pertalite, salah satu jenis BBM dari pertamina dengan oktan 90 ini memang menjadi solusi ketika premium sudah menjadi bbm yang jarang di temukan di beberapa SPBU.

Sebagai pengingat juga bahwa kenaikan harga pertalite kali ini adalah yang kedua kalinya setelah yang pertama pada bulan Januari 2018 naik sebesar 100 rupiah dan kini di akhir maret naik lagi 200 rupiah.

Menurut sumber yang saya kutip dari PRFMnews.com

External Communication Manager Pertamina Arya Paramita  mengatakan, saat ini harga minyak dunia terus merangkak tinggi dan rupiah juga terus mengalami pelemahan sehingga keputusan kenaikan harga pertalite harus diambil pihaknya.

"Kedua faktor penentu kenaikan harga BBM mengharuskan perubahan harga. Saat ini harga minyak mentah sudah hampir menyentuh angka USD65 per barel, ditambah nilai rupiah juga menunjukkan kecenderungan melemah," ungkapnya seperti dilansir dari Galamedianews.

Selain itu, dia menyebutkan pihaknya sudah terus berupaya untuk tidak menaikkan harga. Namun dengan kondisi global yang tak mendukung maka harus mengambil keputusan tersebut.

"Harga bahan baku yang terus meningkat tajam, mengharuskan kenaikan harga BBM pada konsumen akhir," tukasnya.

Dia menyebutkan, keputusan untuk menyesuaikan harga merupakan tindakan yang tidak hanya dilakukan oleh Pertamina saja tapi juga dilakukan oleh badan usaha sejenis.

Namun dengan kenaikan harga itu bukan berarti harga Pertalite di seluruh Indonesia sama. Perbedaan itu karena besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor/PBBKB di masing-masing daerah tidak sama.

Sebagai contoh, sesuai dengan pengumuman yang tertera di situs Pertamina, harga Pertalite di Jakarta,  menjadi Rp 7.800 per liter. Sedangkan di Riau bisa Rp 8.150 per liter dan Papua Rp 8.000 per liter.

Mudah-mudahan ini adalah kenaikan kedua dan terakhir untuk tahun 2018 ya om bro. Ya walaupun punya motor atau mobil harus bisa beli BBM tapi kali naik-naik terus tentu dampaknya bukan hanya pada kebutuhan bensin saja, dampak pada harga yang lain seperti sayur dan daging juga ikut naik.


Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar