Skip to main content

Tips membeli mobkas: Jika kurang percaya odometer, cek aja secara fisik.

cek fisik
Tips IndoBlazer
Membeli mobil bekas tentu mempunyai banyak keuntungan dan banyak kerugian yang jarang kita ketahui secara langsung. Istilahnya untung-untungan dalam membeli mobil bekas ini benar terjadi karena memang jika kebetulan dapat barang beneran bagus atau bagus palsu.

Jika merasa bingung membeli mobil bekas karena percaya atau tidak percaya dengan odometer pada dashboard, cobalah membeli mobil dengan cara cek secara fisiknya. Berikut adalah 5 tips membeli mobil bekas yang tidak hanya melihat dari odometernya.

1. Buku service.
Buku servis tetap merupakan panduan pertama untuk menilik umur kendaraan. Dari buku ini tertera berapa km yang sudah ditempuh mobil dan penggantian komponen yang sudah dilakukan. Memang beberapa mobil bekas ada yang sudah tak memiliki lagi buku servis, dan cenderung dijual lebih murah lantaran pedagang juga tak bisa menjamin keabsahan kondisi fisik kendaraan. Namun Anda perlu melakukan pengecekan ke bengkel resmi sebelum pembelian. Jika tidak diizinkan pemilik mobil, lebih baik cari mobil lain.

2. Karet-karet
Karet-karet pada mobil seperti pada pintu, bagasi, kap mesin, bisa menjadi indikator umur kendaraan. biasanya karet-karet akan mengeras setelah mobil menembus umur 5 tahun. Di umur 5 tahun biasanya kendaraan di perkotaan sudah mencapai 150.000 hingga 170.000 km. Kroscek dengan angka yang tercatat di odometer.
Termasuk cek ban, perhatikan kode lot ban.
 
3. Kondisi kabel
Jangan terpana dengan kebersihan kabel pada ruang mesin untuk menilai kualitas mobkas. Para pedagang mobkas biasanya membersihkan komponen ini dan melakukan treatment tertentu agar kabel tampak tak berumur.

Namun elastisitas karet pembungkus kabel tak bisa dibohongi. Tekan dengan kuku untuk melihat apakah kabel masih elastis atau tidak. Jika sudah mengeras, biasanya mobil sudah berjalan lebih dari 150.000 km. Hal ini diakibatkan suhu panas pada ruang mesin membuat karet pembungkus kabel mengeras.

Kroscek dengan pencatatan odometer jika angka yang tercatat masih di bawah 100.000 km. Artinya ada kemungkinan odometer digital sudah dimanipulasi.

4. Interior Mobil
Interior mobil juga bisa mengindikasikan umur atau jarak tempuh kendaraan. Perhatikan kondisi kulit atau setir, tuas persneling, armrest pintu, tuas rem parkir jika sudah terjadi pengelupasan atau pemudaran warna, ini indikasi mobil sudah menempuh jarak yang tinggi.

5. Harga
Memang harga merupakan faktor utama yang menentukan minat kita saat memilih mobkas dan bukan merupakan faktor fisik. Namun jangan lupakan pertimbangan yang satu ini. Jangan terkesima dengan penawaran harga yang lebih murah dari mobkas serupa yang umur maupun jarak tempuhnya mirip. Jika tak ada kerusakan fisik maupun kekurangan pada mobil yang membuat harganya layak tereduksi, maka jarak tempuhnya biasanya sudah tinggi. Jika harga murah namun angka pada odometer digital masih rendah, Anda patut curiga pada mobil tersebut.

Semoga berguna.
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
FanPage : IndoBlazer
Twitter : @djosave
WA only : 0813822BLAZER (39343)
BBM : 53FB5271
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar