Skip to main content

Tehnik Flushing Oli ketika ganti-ganti merek oli? Wajib dibaca agar ga salah ganti oli

Sebagian besar pengguna kendaraan, entah roda dua ataupun roda empat kadang termakan omongan dari teman atau saudara mengenai penggunaan oli, bahkan tidak jarang juga akibat membaca tulisan seperti ini juga bisa merubah paradigma penggunaan oli. Karena pengalaman dari orang lain mengenai kualitas sebuah produk yang akhirnya menjadikannya sebagai acuan untuk merubahnya juga mengikuti apa yang dia baca atau dapatkan.
Tehnik Flushing Oli ketika ganti-ganti merek oli? Wajib dibaca agar ga salah ganti oli
Bolehkan ganti-ganti merek oli?

Untuk oli sendiri setiap pabrikan mempunyai base oil dan jenis zat aditif yang berbeda dari jenisnya. Dan itulah yang menjadikannya sebagai keunggulan dari masing-masing produknya. Jadi apakah aman ketika kita ganti-ganti merek oli?

Menurut informasi yang saya dapatkan dari Technical spesialis gear, hydrolic & Grease PT Pertamina Lubricant, Fadilwan dari detik.com mengenai boleh atau tidaknya ganti-ganti merek oli menyatakan bahwa setiap merek mempunyai base oil dan zat aditif yang berbeda-beda. Jadi jika kita menggunakan dua jenis atau dua merek oli bisa dipastikan mempunyai zat aditif yang berbeda. Dan dengan adanya dua zat yang berbeda ini di khawatirkan akan mengurangi fungsi salah satu dari zat aditif didalamnya.

Apa jadinya jika ganti-ganti merek oli? Karena dikhawatirkan menurunnya kualitas zat aditif didalamnya, maka bisa dipastikan umur mesin menjadi berkurang, karena zat-zat berguna untuk melumasi ternyata saling mengalahkan dan membuat mesin menjadi lebih cepat rusak.

Diperbolehkan mengganti dengan merek yang berbeda tetapi harus menggunakan tehnik flushing agar sisa-sisa didalam mesin ikut terkuras semua keluar. Flushing disini juga selain berguna untuk menguras oli yang tersisa didalamnya, juga berguna untuk melapisi metal-metal yang ada dalam mesin dengan merek oli yang baru.

Tehnik Flushing oli untuk mesin adalah dengan cara kuras semua oli merek lama dan ganti dengan oli merek baru, jalankan mesin selama kurang lebih 30 menit dan kuras kembali. Cara ini bisa diulangi dengan 2 sampai 3 kali flushing agar oli sisa didalamnya benar-benar habis dan telah digantikan oli merek baru.

Disarankan memang menggunakan oli satu merek saja untuk menjaga kualitas dari oli dan umur kendaraan kita. Oli rekomendasi dari pabrikan biasanya sudah diuji coba untuk mesin kendaraan kita, jadi lebih besar kemungkinan memperpanjang umur mesin kendaraan kita.

Sebagai informasi tambahan saja dan reminder mengenai jenis oli yang ada di Indonesia berdasarkan SAE atau kekentalannya.

1. SAE 20W50 memiliki makna secara umum oli yang mampu menyesuaikan kekentalannya, pada suhu rendah (dingin) memiliki sifat seperti oli SAE 20W dan pada suhu tinggi seperti SAE 50. Sifat oli SAE 20W mampu distart pada suhu dingin sampai suhu -10 oC (tidak membeku) dan  mampu mengalir dengan pemompaan sampai -20 oC. Sifat oli SAE 50 pada suhu mesin tinggi 100o C tidak terlalu encer, dengan kekentalan berkisar  16.3 cSt –  21.9 cSt.  (Sebagai perbandingan keenceran seperti  air pada 20 oC setara ~  1 cSt)


2. SAE  15W40 bermakna pada suhu rendah (dingin) memiliki sifat seperti oli SAE 15W, pada suhu tinggi seperti SAE 40. Sifat oli SAE 15W mampu distart pada suhu dingin sampai suhu -15 oC dan mampu mengalir dengan pemompaan sampai -25 oC. Sifat oli SAE 40 pada suhu mesin tinggi 100o C   kekentalannya berkisar 12.5 cSt – 16.3 cSt


3. SAE 10W30 berarti pada suhu rendah (dingin) memiliki sifat seperti oli SAE 10W, pada suhu tinggi seperti SAE 30.Sifat oli SAE 15W mampu distart pada suhu dingin sampai suhu -20 oC dan  mampu mengalir dengan pemompaan sampai -30 oC.Sifat oli SAE 30 pada suhu mesin tinggi 100o C kekentalannya berkisar 9.3 cS t-  12.5 cSt
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
FanPage : IndoBlazer
Twitter : @djosave
BBM : 53FB5271
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar